PENJELASAN TENTANG SEMI KONDUKTOR, IC, DIODA, RANGKAIAN DISKRIT, DAN PENYERAH GELOMBANG
Semikonduktor
adalah sebuah bahan dengan konduktivitas listrik yang berada di antara
insulator (isolator) dan konduktor. Semikonduktor disebut juga sebagai bahan
setengah penghantar listrik. Suatu semikonduktor bersifat sebagai insulator
jika tidak diberi arus listrik dengan cara dan besaran arus tertentu, namun
pada temperatur, arus tertentu, tatacara tertentu dan persyaratan kerja
semikonduktor berfungsi sebagai konduktor, misal sebagai penguat arus, penguat
tegangan dan penguat daya.
Untuk
menggunakan suatu semikonduktor supaya bisa berfungsi harus tahu spesifikasi
dan karakter semikonduktor itu, jika tidak memenuhi syarat operasinya maka akan
tidak berfungsi dan rusak. Bahan semikonduktor yang sering digunakan adalah
silikon, germanium, dan gallium arsenide.Semikonduktor sangat berguna dalam
bidang elektronik, karena konduktansinya yang dapat diubah-ubah dengan
menyuntikkan materi lain (biasa disebut pendonor elektron).
Berikut Pengertian Semikonduktor Menurut Para Ahli
Pengertian semikonduktor adalah
suatu benda yang tidak bisa menghantarkan arus listrik pada suhu yang rendah,
semikonduktor hanya bisa menghantarkan listrik pada suhu lebih tinggi. (Drs.
Joko Untoro : 2009)
Definisi semikonduktor adalah
suatu bahan yang mempunyai sifat hantaran listrik diantara isolator dan konduktor.
Contoh semikonduktor adalah silikon, germanium dan galium. (Budi Suryatin :
2005)
Pengertian semikonduktor
intrinsik adalah jenis semikonduktor murni karena belum diberi pengotoran atau
campuran sehingga jumlah hole dan elektron bebasnya adalah sama. Sifat
semikonduktor intrinsik ini konduktivitasnya sangat rendah karena jumlah
pembawa muatan elektron bebas dan holenya sangat terbatas. Contoh semikonduktor
intrinsik yakni : Germanium (Ge) & Silikon (Si).
Pengertian semikonduktor
ekstrinsik adalah semikonduktor murni yang sudah dikotori atau mengalami
penyisipan atom dari atom lain. Semikonduktor ektrinsik terbagi menjadi 2 jenis
yakni semikonduktor ekstrinsik tipe-p dan tipe-n.
Pengertian semikonduktor tipe p
adalah semikonduktor yang sifatnya positif dan dikotori oleh atom akseptor.
Sedangkan pengertian semikonduktor tipe n adalah semikonduktor negatif yang
dikotori oleh atom donor.
Contoh Semikonduktor
Contoh bahan
semikonduktor adalah germanium, silikon, dan gallium arsenide. Bahan
semikonduktor yang populer dan banyak digunakan saat ini adalah silikon karena
banyak tersedia dan dapat diekstrak dari alam sehingga bisa didapatkan dengan
harga murah.
Dibalik
canggihnya berbagai gadget seperti handphone, laptop, televisi, dan kamera ada
peran teknologi semikonduktor yang mendukungnya. Berbagai komponen elektronika
yang terdapat pada sebuah perangkat elektronik dibuat dari bahan semikonduktor,
contohnya seperti dioda, transistor, serta ic atau integrated circuit.
Pemilihan bahan
ini karena sifat elektroniknya dapat diatur atau diubah dengan cara menambahkan
sejumlah kecil ketidakmurnian atau yang disebut dopan. Proses penambahan ini
disebut dengan doping. Beberapa contoh dopan yang dapat digunakan untuk merubah
sifat elektronik semikonduktor seperti arsenic, antimony, serta indium. Semikonduktor murni yang telah melalui proses
doping dan siap menjadi komponen elektronika disebut dengan semikonduktor
ekstrinsik.
Rangkaian Diskrit
Rangkaian
diskrit merupakan rangkaian elektronik yang komponen komponennya terletak pada
papan rangkaian (PCB – Printed Circuit Board),
hubungan antar komponen dilakukan melalui konduktor. Setiap komponen berdiri
sendiri, sehingga komponen yang rusak dapat langsung diganti tanpa
mengganggu kinerja komponen lain.
Rangkaian Terintegrasi
Rangkaian
Terintegrasi (integrated circuit/IC) adalah realisasi secara fisik dari
komponen-komponen diskrit yang terpisah tapi merupakan satu kesatuan yang
berada di atas atau di dalam suatu substrat yang membentuk sebuah rangkaian
terintegrasi yang bekerja dengan fungsi khusus.
Atau bisa
dibilang sebagai komponen elektronika yang terbuat dari kumpulan puluhan, ratusan,
hingga ribuan transistor, resistor, diode dan komponen elektronika lainnya.
Kumpulan-kumpulan komponen tersebut dikemas dengan kompak sedemikian rupa
hingga ukurannya tidak terlalu besar. IC dibuat untuk memiliki fungsi tertentu ,
misalnya seperti penguat audio, regulator tegangan, penerima gelombang radio,
dan lain sebagainya. Menurut bentuk fisik dan fungsinya, rangkaian terintegrasi
dibedakan menjadi IC Amplifier, IC Power Adapter (Regulator), IC Op Amp, IC
Silinder, IC Flip-Flap (FF) atau Timer (CLK,Clock), dan IC digital.
Dioda
Dioda adalah
komponen aktif semikonduktor yang terdiri dari persambungan (junction)
P-N.Sifat dioda yaitu dapat menghantarkan arus pada tegangan maju dan
menghambat arus pada tegangan balik. Dioda berasal dari pendekatan kata dua
elektroda yaitu anoda dan katoda. Dioda semikonduktor hanya melewatkan arus
searah saja (forward), sehingga banyak digunakan sebagai komponen penyearah
arus. Secara sederhana sebuah dioda bisa kita asumsikan sebuah katup, dimana
katup tersebut akan terbuka manakala air yang mengalir dari belakang katup menuju
kedepan, sedangkan katup akan menutup oleh dorongan aliran air dari depan
katup. Berikut jenis – jenis diode:
Dioda penyearah
Memiliki fungsi yaitu hanya dapat
mengalirkan arus satu arah saja, dan yang mempunyai struktur sambungan antara semikonduktor
P (Anoda) dan N (Katoda). Dengan demikian arus hanya akan dapat mengalir dari
sisi P menuju sisi N. Symbol dari Dioda Penyearah:
Untuk bias negatif dioda tidak
dapat mengalirkan arus, pada kedua elektrodanya akan terjadi beda potensial
yang disebut dengan arus balik., dan untuk tegangan balik haruslah tidak boleh
melampapaui dari dari tegangan tertentu, tegangan ini disebut denganbreakdown
(tegangan tembus) yang dapat mengakibatkan dioda menjadi rusak.
Dioda Zener
Adalah suatu dioda yang mempunyai
sifat bahwa tegangan terbaliknya stabil. Dioda ini dibuat untuk bejerja pada
daerah breakdown kira-kira 2 sampai 200 volt. dioda ini digunakan sebagai
voltage stabilizer atau voltage regulator. Sebenarnya tidak ada perbedaan
struktur dasar dari zener, melainkan mirip dengan dioda biasa, perbedaan hanya
dapat dilihat dari type yang tertulis pada bodynya. Symbol dari Dioda Zener:
Dioda pemancar cahaya (LED)
LED adalah singkatan dari Light
Emiting Dioda (Dioda Pemancar Cahaya), banyak digunakan sebagai sebagai lampu
indikator dan peraga (display). Symbol dari Dioda LED.
Dioda Photo
Dioda ini berkebalikan dengan
dioda LED yang menghasilkan arus bila terkena cahaya, untuk arus yang masuk
tergantung dari besarnya cahaya yang masuk. Dioda photo merupakan detektor
cahaya yang baik sekali.
Dioda Schottky (SCR)
SCR singkatan dari Silicon
Control Rectifier. Adalah Dioda yang mempunyai fungsi sebagai pengendali. SCR
atau Tyristor masih termasuk keluarga semikonduktor dengan karateristik yang
serupa dengan tabung thiratron. Sebagai pengendalinya adalah gate (G). SCR
sering disebut Therystor. SCR sebetulnya dari bahan campuran P dan N. Isi SCR
terdiri dari PNPN (Positif Negatif Positif Negatif) dan biasanya disebut PNPN
Trioda.
DIAC
DIAC merupakan salah satu jenis
dioda SCR, namun memiliki dua terminal (elektroda) saja, berbeda dengan
"saudaranya" yang memiliki tiga terminal, yaitu TRIAC. Fungsi dari
dioda DIAC ( dioda alternating Carrent ) menyalurkan arus listrik bolak-balik
(AC).
TRIAC
TRIAC mempunyai kontruksi sama
dengan DIAC, hanya saja pada TRIAC terdapat terminal pengontrol (terminal
gate). Sedangkan untuk terminal lainnya dinamakan main terminal 1 dan main
terminal 2 (disingkat mt1 dan mt2). Seperti halnya pada DIAC, maka TRIAC pun
dapat mengaliri arus bolak-balik, tidak seperti SCR yang hanya mengalirkan arus
searah (dari terminal anoda ke terminal katoda).
Konsep Dasar Penyearah Gelombang (Rectifier)
Konsep dasar
penyearah gelombang yang dimaksud dalam artikel ini adalah konsep penyearah
gelombang dalam suatu power supply atau catu daya. Penyearah gelombang
(rectifier) adalah bagian dari power supply / catu daya yang berfungsi untuk mengubah
sinyal tegangan AC (Alternating Current) menjadi tegangan DC (Direct Current).
Komponen utama dalam penyearah gelombang adalah diode yang dikonfiguarsikan
secara forward bias. Dalam sebuah power supply tegangan rendah, sebelum
tegangan AC tersebut di ubah menjadi tegangan DC maka tegangan AC tersebut
perlu di turunkan menggunakan transformator stepdown. Ada 3 bagian utama dalam
penyearah gelombang pada suatu power supply yaitu, penurun tegangan
(transformer), penyearah gelombang / rectifier (diode) dan filter (kapasitor)
yang digambarkan dalam blok diagram berikut.
Penyearah Setengah Gelombang (Half Wave rectifier)
Penyearah
setengah gelombang (half wave rectifer) hanya menggunakan 1 buah diode sebagai
komponen utama dalam menyearahkan gelombang AC. Prinsip kerja dari penyearah
setengah gelombang ini adalah mengambil sisi sinyal positif dari gelombang AC
dari transformator. Pada saat transformator memberikan output sisi positif dari
gelombang AC maka diode dalam keadaan forward bias sehingga sisi positif dari
gelombang AC tersebut dilewatkan dan pada saat transformator memberikan sinyal
sisi negatif gelombang AC maka dioda dalam posisi reverse bias, sehingga sinyal
sisi negatif tegangan AC tersebut ditahan atau tidak dilewatkan seperti terlihat
pada gambar sinyal output penyearah setengah gelombang berikut.
Penyearah Gelombang Penuh (Full wave Rectifier)
Penyearah gelombang penuh dapat dibuat dengan 2 macam
yaitu, menggunakan 4 diode dan 2 diode. Penyearah gelombang dengan 2 diode
menggunakan tranformator dengan CT (Center Tap). Rangkaian penyearah gelombang penuh dengan 2
diode dapat dilihat pada gambar berikut :
Prinsip kerja
rangkaian penyearah gelombang penuh dengan 2 dioda ini dapat bekerja karena
menggunakan transformator dengan CT. Transformator dengan CT seperti pada
gambar diatas dapat memberikan output tegangan AC pada kedua terminal output
sekunder terhadap terminal CT dengan level tegangan yang berbeda fasa 180°.
Pada saat terminal output transformator pada D1 memberikan sinyal puncak
positif maka terminal output pada D2 memberikan sinyal puncak negatif, pada
kondisi ini D1 pada posisi forward dan D2 pada posisi reverse. Sehingga sisi
puncak positif dilewatkan melalui D1. Kemnudian pada saat terminal output
transformator pada D1 memberikan sinyal puncak negatif maka terminal output pada D2 memberikan
sinyal puncak positif, pada kondisi ini D1 posisi reverse dan D2 pada posisi
forward. Sehingga sinyal puncak positif dilewatkan melalui D2. Untuk lebih
jelasnya dapat dilihat pada gambar output penyearah gelombang penuh berikut.
SUMBER :
http://elektronika-dasar.web.id/konsep-dasar-penyearah-gelombang-rectifier/
http://www.tugasku4u.com/2013/04/dioda.html
http://www.definisimenurutparaahli.com/pengertian-semikonduktor-dan-contohnya/
MAKALAH RANGKAIAN TERINTEGRASI (IC) UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG












No comments:
Post a Comment